
Sebenernya dan sejujurnya aku ga pernah kebayang kalau bakal masuk ke battleground ini wkwkwkwk. Tapi emang sih, cita-citaku sedari kecil itu beda-beda :v. Waktu aku masih TK-SD, cita-citaku jadi astronot. Bukan tanpa alasan, aku dulu dilangganin sama mamaku komik sains Kuark (ga tau masih ada atau ga komiknya sekarang :v) dan aku selalu tertarik kalau mereka publish tentang astronomi. Mike kecil selalu amazed waktu lihat dan baca tentang planet, bintang, dan segala sesuatu tentang antariksa yang ada di komik itu.
![]() |
| Sumber gambar: www.bukukita.com |
Waktu SMP awal, berubah lagi tuh cita-citaku, yaitu jadi programmer. Karena di saat itu, aku melihat kalau dunia komputer itu menarik (but I later find out kalau ternyata tidak semenarik itu WKWK). Karena ketertarikan ini, setiap ada masalah terkait sama laptop guru atau temen atau bahkan peralatan multimedia di kelas pasti larinya ke aku WKWK.
Tapiii, aku nemu'in passion-ku yang sesungguhnya justru di SMP akhir. Akupun nemu'innya secara ga sengaja. Waktu itu aku dipaksa buat ikut lomba poster design antar SMP se-Surabaya. Sebenernya aku males banget ikut lomba-lomba begituan. Wong waktu hari H lomba aja aku ga persiapan apa-apa, baik itu rencana desainnya mau diapain, materi desainnya, dan lain sebagainya ga aku persiapin. Karena emang semales itu. Tapi... lah kok juara 1 WKWKWKWK :vvv.
![]() |
| Ga sengaja, beneran :v. |
Di situlah aku nemu'in passion-ku yang akhirnya membawa aku buat milih kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Ya, sebenernya ada alasan lain sih selain ini, yaitu biar ga ketemu hitung-hitungan (yang selanjutnya aku sadari di kemudian hari kalau diriku salah WKWK).
Apa itu Jurusan Desain Komunikasi Visual?
Ngga. Di jurusan ini kita ngga bakal belajar buat jadi owner cafe atau barista yagesya :v.
Menurut Danton Sihombing, Desain Komunikasi Visual adalah proses kreatif untuk menyampaikan pesan dengan menggunakan berbagai elemen visual, seperti gambar, tipografi, warna, dan simbol. (((Buset, ini pertama kalinya dalam sejarah blog ini guweh ngutip pernyataan ahli AOKWOKWO))). Jadiii, di DKV, kita bakal banyak belajar tentang mind-reading.
NGGA DONG WKWKWK.
Eh, ada benernya sih. Temen-temen yang sejurusan sama guweh pasti paham jokes ini arahnya ke mana :v.
Kembali ke leptop :v.
Sesuai definisi di atas, di DKV kita bakal belajar banyak hal tentang komunikasi desain yang meliputi gambar, huruf, warna, daaaan lain sebagainya. Misal, kita bakal belajar gimana cara ngebuat sebuah desain poster atau apapun itu yang bisa menarik audiens. Atau, bikin video dengan animasi apik dan kreatif sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa tersampaikan dengan baik. Kita bakal belajar gimana caranya ngebuat sebuah media jadi media komunikasi yang efektif yang (biasanya) muaranya ke arah advertising atau periklanan. Ga selalu untuk tujuan komersil, tapi non-komersil juga bisa. Kan iklan ga selalu ngejual produk atau jasa yagesya. Iklan yang nyuarain himbauan ke masyarakat kan juga ada, misalnya iklan layanan masyarakat.
Intinya, di DKV kalian ga cuma belajar bikin "hal-hal indah" tapi juga belajar gimana cara supaya "hal-hal indah" itu bisa "berkomunikasi" dengan baik ke audiens.
*BUSET HARI INI GUWEH BERASA PINTER BEUT DAH WKWKWK.
Selama kuliah, kalian bakal nemu berbagai macam mata kuliah. Mulai dari menggambar, fotografi, videografi, animasi, bahkan sampe ke web desain (seenggaknya untuk DKV di kampusku yah). Jadii, bisa dibilang kuliah di jurusan ini cukup menyenangkan karena kebanyakan mata kuliahnya cuma berasa kek mainan (inget ya, "kebanyakan". Jadi, yang miikiiiirrr banget itu ya ada WKWK). Apalagi kalau dari dasarnya klean udah suka sama hal-hal itu, udahlah, yakin sama aku, hidup klean akan bahagia selama 4 tahun :D.
Di jurusan ini pula klean bakal nemu'in segala macem pernak-pernik beserta anomali-anomali (:v) yang nanti bakal kalian temui kalau nanti kerjaan klean juga di area ini. Di jurusan ini, kalian bakal dilatih buat dealing sama client, pitching, sampe gimana cara nge-handle briefing-briefing yang di luar akal manusia sehat :v. Ibarat kalian sedang dilatih sebelum berperang di medan yang asli. Jadii, setelah lulus dari jurusan ini dan kalau kalian mutusin buat ngambil kerjaan yang se-linier dengan jurusan ini, harusnya kalian ga kaget-kaget banget, karena dosen-dosen klean harusnya udah cosplay jadi client-client kalian yang super duper membagongkan :v.
Pertanyaan sejuta warga Bikini Bottom: Masuk DKV kudu bisa gambar kah, Kerang Ajaib? :v
Aku jawab berdasarkan pengalaman dan yang aku ketahui ya.
Jawabannya adalah... tergantung kampusnya. Ada beberapa kampus yang memang nyaranin calon mahasiswanya buat bisa gambar dulu sebelum masuk DKV, tapi ada beberapa kampus yang mau menerima calon mahasiswa yang belum bisa gambar sama sekali. Contohnya di kampusku, klean ga perlu mahir gambar dulu buat masuk DKV-nya, karena di semester-semester awal juga bakal diajarin basic gambar dari 0. Ada juga kampus lain yang setahuku nawarin program "semester 0" di mana mahasiswa-mahasiswa yang belum bisa gambar diajarin di sana. Jadiii, consult with ur campus, or at least tanya sama kakak-kakak senior yang ada di kampus yang bakal klean tuju yah :D.
ULULULULULULU :v.
Menjawab HOAX yang beredar di seputaran warga Rock Bottom: Apa (:p) bener (:p) belajar (:p) DKV (:p) ga (:p) bakal (:p) ketemu (:p) hitung (:p) hitungan? (:p)
Kalau kamu sempet mikir ini, oke, kita senasib aowkowkow. Setelah aku kuliah di DKV selama 4 tahun, aku bisa bilang dengan lantang kalo jawabannya adalah TYDUCK yagesya. Di DKV klean TETEP bakal ketemu sama hitung-hitungan, meski ga serumit dan ga se-njrimet matematika waktu SMA. Hitung-hitungan tetep ada dan dipake di jurusan DKV, misalnya waktu bikin tipografi, layout, desain kemasan, dan lain sebagainya. Bahkaaaann, sampe ngitung harga jasa WKWK. Jadiii, kabar buruknya, tetep ada hitung-hitungan aowkowowkwok.
Tapi percayalah, hitung-hitungannya bakal kepake di kerjaan klean nanti kok ges. Karena semuanya ada hubungannya sama real world application di dunia DKV. Jadi, ga kayak matematika waktu SMA yang sampe sekarang aja guweh kaga tau itu manfaat dan faedahnya apa buat idup guweh :v.
Tips Sackses Ngejalanin Kuliah DKV
Sebenernya, kalau dari awal passion kalian ada di dunia ini, harusnya hidup klean di jurusan ini tyduck akan sebegitunya menderita :v. Semuanya akan kalian jalanin kayak mainan aja. Yaaa... meskipun jujur aja kadang capek karena kalian bakal ketemu deadline project yang super ngawur dan bertumpuk-tumpuk antar mata kuliah. Belum lagi review dan revisi dari dosen yang bikin dunia kerasa makin ga adil aowkowkow. Jadiii, ini beberapa tips dari aku yang berhasil melewati rintangan dan cobaan kuliah DKV selama 4 tahun :v.
Pertama, ini yang paling penting: jangan suka nunda project. Meskipun banyak yang bilang ide terbaik munculnya kalau deket-deket deadline (dan aku harus akui emang itu kadang bener :v), tapi percaya sama aku, sebaiknya jangan :v. Karena kalian lagi dealing dengan banyak mata kuliah yang masing-masing ada project dengan segala keunikannya :v. Jadi, aku saranin buat ngerjain project sesuai timeline yang ada.
Kedua, buang jauh-jauh ego kalian. Aku sadar dan paham betul kalau makhluk-makhluk DKV pasti ada sisi-sisi idealisnya. Tapi, sayangnya, di DKV, kalian bakal nemuin sosok makhluk anomali bernama "revisi" sepanjang kalian kuliah. Dan kadang (atau bahkan seringnya :v), revisi yang dikasih sama dosen ga sesuai sama apa yang kita mau. Saranku supaya project kalian cepet selesai dan dapet nilai maksimal adalah ikutin aja apa bentuk dan modelan revisi yang dikasih dosen, se-mindblowing dan se-tidak masuk akal apapun. Karena, kadang, dosen cuma pingin ngelatih kita sebelum ketemu sama client beneran yang which is bisa-bisa lebih di luar nurul ngerevisinya daripada dosen-dosen klean (dan aku bisa mengamini pernyataanku sendiri ini :v). Tetaplah terbuka terhadap masukan, dari siapapun, karena dari sana kalian akan berkembang. Azeg. #MikeKurangTeguh :v.
Ketiga, tetep jaga kewarasan kesehatan. Karena project-project yang banyak di jurusan ini, bisa jadi akan ada waktu-waktu tertentu yang pada akhirnya kalian harus mutusin buat begadang. Aku saranin buat tetep jaga kesehatan dan kurang-kurangin begadang yang ga perlu. Karena percaya ga percaya, hasil project di DKV itu juga dipengaruhi sama kesehatan, lho. Kok bisa? Dari pengalamanku, kalau aku lagi ga fit, mood-ku juga ancur kalau lagi ngerjain project. Hasilnya? Boeroeq rupa bosque. Intinya, jaga badan kalian buat tetep fit dan dalam kondisi optimal setiap ngerjain deadline, karena percaya ga percaya, itu ngaruh ke hasil project kalian. Benar begitu, pak haji? :D
Keempat, jaga komunikasi dan hubungan dengan sesama mahasiswa DKV. Kalian akan butuuuuhhh banget sama mereka, apalagi kalau kaitannya dengan group project. Karena di jurusan ini, kalian akan nemu banyak sekali makhluk-makhluk ciptaan Tuhan yang seringnya pake perasaan ketimbang logika waktu ngadepin orang atau masalah (which is normal dan wajar menurutku di jurusan-jurusan seni yang cenderung lebih ngandelin perasaan kayak DKV). Jadi, tetep jaga hubungan kalian dengan sesama temen DKV. Kan ga enak juga ya kalau kita kerja sama orang yang lagi bentrok ama kita. Project jadinya ga maksimal. Even itu personal project, bisa jadi kita dapet benefit kalau kita ngejaga hubungan antar sesama mahasiswa :). Misaaaalll, bisa sharing referensi, ide, dan lain sebagainya.
Bukan ngasi ato minta contekan lho ya :D. Jangaaan ya dek yaaaaa :).
Kelima, kalau kalian udah di semester-semester akhir, silahkan curi start dalam pengerjaan Tugas Akhir (TA). Curi start gimana maksudnya, Mike? Bukan curi start ngerjainnya dari semester 1 ya OAKOWKOW. Aku jelasin berdasarkan pengalamanku. Aku ga tau kalau di kampus lain, tapi kalau di kampusku, kita bisa milih dosen pembimbing TA. Satu semester sebelum aku waktunya TA, aku udah mulai tuh pedekate ama calon dosen pembimbingku :3. Mulai dari propose konsep, minta pendapat dan masukannya, sampe ke minta ijin buat ngejadiin beliau dosen pembimbingku. Kenapa aku milih cara seperti ini? Karena kalau di kampusku, meski mahasiswa bisa bebas milih siapa dosen pembimbingnya, tapi setiap dosen juga ada batas maksimal jumlah mahasiswa yang ia bimbing. Siapa cepat dia dapat. Jadi, mari kita terapkan hukum rimba di sini HIAHAHAHAHA *ketawa jahad*.
Becanda yagesya wkwkwkwk. Yang wajar-wajar aja caranya :D.
Nah, di kurun waktu satu semester sebelum TA itu, setelah proses penggodokan ide (yang pada kasusku mungkin ada sekitar 3 bulanan), aku mulai ngebuat draft untuk proposal TA untuk maju sidang proposal. Setelah sidang proposal selesai dan proposal kalian di-ACC oleh dosen-dosen penguji, silahkan lakukan lagi tips pertama sampai keempat di atas :D.
Kuliah di DKV menurutku cukup menyenangkan (dan juga cukup menantang :D). Di jurusan ini, aku bisa lebih najamin skill yang aku punya. Selain itu, aku juga belajar banyak hal di jurusan ini yang ga terkait secara langsung dengan hal-hal DKV, misalnya dealing dengan client, manajemen waktu, sampe manajemen ego :v. Buat kalian yang emang dari awal ada passion di sini, percayalah kalian akan nyelesaiin kuliah ini dengan baik. Asal jangan males-malesan aja :D.
Ada tips terakhir dari aku. 3M. Berdoa, berusaha, bersyukur.
APA SIH MIKE??? :vvvv



2 Komentar
aku kalau melihat mereka-mereka yang terjun di bidang desain , apapun itu, bahkan yang bisa membuat ide sampe ke eksekusi like real, adalah orang yang kreatif, keren dah pokoknya
BalasHapuskalau kuliah di DKV nggak harus jago ngegambar, minimal mereka kudu ada passion di dunia gambar atau desain ya
aku dulu waktu SMP pernah ikut les melukis, entah kenapa, gambarku menurutku kayak kurang "real" aja dilihatnya, beda sama temenku yang terlihat cakep, estetik bla blabla. Jadi aku mikir, kayaknya aku ga juago banget di bidang desain atau gambar
Mike, aku tau jurusan dkv itu setelah baca blognya 😄. Soalnya ga ngeh ada jurusan ini pas zaman aku kuliah 😅😄. Atau bisa jadi Krn aku udh tertarik Ama duit sejak kecil, JD pas kuliah juga milihnya Accounting dan business management 🤣.
BalasHapusMenarik jugaaa loh jurusan ini. Mungkin bisa jadi rujukan anak2ku kalau suatu saat mereka dah kepikiran mau kuliah jurusan apa 😄
*Dengan ngasih komentar, artinya kamu setuju sama peraturan (TOS) blog ini loh ya :D.