Nggak, aku ga akan mulai postingan ini dengan kalimat “wah, ga nyangka” atau “buset, cepet banget” karena menurutku itu semua udah monoton dan b-ajah.
Jadi… mari kita mulai postingan ini dengan…
…mengakui segala kesalahan dan dosa kita. Bahwa sesungguhnya kita ini manusia berdosa…
Nggak, nggak, canda yagesya. Ya kali guweh tiba-tiba khotbah di sini :v. Yang ada malah jadi pengajaran sesat ges aokwokwowk.

Mari berkenalan dengan Dije kecil!
Michael David Blog dimulai dari sesosok anomali bernama Dije yang saat itu masih kecil dan ingin mencoba banyak hal di hidupnya…
![]() |
| Ini dia alonaminya :v. |
Saat itu tahun 2014-an, Dije kecil lagi suka liat-liatin video-video pendek Instagram. Lebih tepatnya video dari temen-temen Indovidgram. Masa-masa keemasannya Benakribo, Duo Harbatah, Aulion, dan kawan-kawannya. Tapi, dari semua itu, ada satu creator yang paling Dije kecil suka, yaitu Kevin Anggara. Saat itu, Kevin Anggara sering bikin video-video pendek tentang lucunya kehidupan di sekolahan. Waktu itu, Dije kecil bisa dibilang salah satu fans dari Kevin Anggara.
![]() |
| Kevin Anggara waktu masih ngonten seputar kesehariannya jadi pelajar. Sumber gambar: kevinanggara.com. |
Saat scrolling-scrolling akunnya, Dije kecil terambil perhatiannya sama link yang tertulis di bio-nya. Dije kecil tap link itu, dan ternyata menuju ke blog milik Kevin Anggara, www.kevinanggara.com. Dia langsung baca satu per satu artikel-artikel di sana, dan dia suka sama tulisan-tulisannya. Lucu, out-of-the-box, absurd—sesuai dengan branding-nya. Di situ, Dije kecil mulai tertarik buat bikin hal yang serupa, yaitu blog. Dan… setelah pertimbangan yang ga matang sama sekali (:v), akhirnya di sekitaran bulan Juni 2014, michaeldavidj.blogspot.com pun online di internet, namun belum ada isi sama sekali.
Jujur aja, waktu itu Dije kecil masih kebingungan mau isi blog itu dengan tulisan apa. Saat itu Dije kecil baru aja lulus SD, jadi wajar aja. Tapi, bukan Dije kalau ga nekat. Singkat cerita, postingan pertama blog ini berhasil Dije kecil tulis. Dia nyerita’in pengalamannya ikut prosesi pelepasannya saat lulus SD kelas 6. Kalau dibaca sekarang, memang tulisannya bener-bener ga proper, dan aku mengakuinya :v. Tulisannya masih bener-bener ala-ala bocil SD yang lagi nulis esai pelajaran Bahasa Indonesia. Tapi, sekali lagi, namanya juga bocil SD nekat yang ikut-ikutan.
![]() |
| Skrinsut Michael David Blog di hari pertama online. Tampilannya menggilan sekali ges. |
Seiring berjalannya waktu, postingan di blog ini mulai banyak. Karena masih belum punya ide blog ini mau dibawa ke mana, dan kebetulan saat itu Dije kecil lagi suka sama dunia komputer dan entah kenapa dia keranjingan buat ngajarin orang sesuatu (:v), akhirnya blog ini pun jadi blog dengan genre tutorial. Ya… meski harus diakui, tutorial-tutorial yang ada di blog ini saat itu rasanya kek useless dan sepertinya hampir semua orang bisa melakukan hal yang di-tutorial-kan :v. Tapi gapapa, itu bagian dari perjalananku di dunia ini, jadi kalau kalian nanya kenapa aku ga archive-in, ya ini alasannya. Aku ga mau ngilangin apa yang memang udah jadi bagian dari perjalananku bertumbuh, berkembang, dan melebar ke kanan dan ke kiri (perut guweh maksudnya aokwokowkow).
DUH APAAN SIH :v.
Kadang yaa… pas aku baca lagi tulisan-tulisanku di tahun-tahun awal blog ini, rasanya kek pingin ngasingin diri ke Yordania (((*EHHH))) hutan amajon. Tapi, kalau semuanya dihapus, ya berarti aku juga bakal kehilangan bukti kalau ternyata aku pernah ada di fase itu, dan sudah bertumbuh sejauh ini.
![]() |
| Tangkapan layar Michael David Blog di 2019. |
Mulai sadar akan pentingnya komunitas…
Nyatanya, ngelaku’in sesuatu sendirian—bahkan untuk hal yang kita sukai—itu ga enak. Saat itu, Dije kecil berusaha cari komunitas blogger untuk dimasuki. Ada 2 komunitas yang saat itu Dije kecil lagi coba untuk masuki, yaitu Jamban Blogger dan Kancut Keblenger. Lagi-lagi, Dije kecil taunya dari Kevin Anggara, di mana Kevin Anggara adalah anggota dari kedua komunitas blogger itu. Mulai deh coba apply. Singkat cerita, Dije kecil berhasil masuk ke kedua komunitas itu, dan mulai punya banyak temen blogger dan penulis, yang sering banget bikin Dije kecil waktu blogwalking selalu ngerasa minder karena memang sekeren dan seseru itu tulisan mereka-mereka yang ada di komunitas itu. Tapi, dari sana, Dije kecil juga mulai ngamatin dan belajar banyak hal dari mereka, terutama gimana cara menulis mereka, cara mereka membahasakan sesuatu, dan gimana cara mereka bercerita dengan begitu otentik.
Baru-baru ini, Michael David Blog gabung lagi dengan satu komunitas blogger lagi yang bernama Bloggercrony. Dan jujurly, gabung lagi ke komunitas blogger lain bikin aku ngerasa di-refresh sekali lagi :D.
![]() |
| Grup pesbuk Bloggercrony. Yang mo gabung, cus disegerakan! :D |
Aku sadar, sampai saat ini pun, apa yang aku tulis di blog ini masih bener-bener-bener jauh dari sempurna dan masih jauh dari tulisan-tulisan blogger-blogger lain. Tulisan-tulisanku masih banyaaaakkk banget cacatnya, dan aku mengakuinya. Tapi, sampai sekarang pula aku masih teruuuusss mau nyoba, belajar, dan ga akan pernah berhenti nulis. Aku masih terus belajar dari temen-temen blogger lain yang blog dan tulisan-tulisannya udah keren-keren banget, dan aku ga akan berhenti buat terinspirasi dari mereka.
Saat ide-ide “liar” mulai bermunculan.
Di perjalanan blog ini, seiring berjalannya waktu, aku mulai kebanjiran ide—akibat dari masuk komunitas dengan berbagai macam genre blog yang keren-keren. Mulai banyak “rubrik” (atau di blog ini, aku menyebutnya dengan kata “segmen”) bermunculan, hasil dari terinspirasi saat blogwalking dan bahkan hasil dari pewahyuan saat bertapa (baca: boker :vvv). Salah satu segmen yang aku pribadi banggain dari aku kecil sampai sekarang adalah Si Meong yang dilanjutkan jadi Meong & Kitty. Di segmen itu, aku merubah kepribadianku jadi dua ekor kucing yang bernama Meong dan Kitty, di mana keduanya adalah pasangan suami-istri kucing dengan kepribadian yang bertolak belakang dan punya seekor anak yang namanya Maxi. Meong adalah kucing jantan yang punya kepribadian ceplas-ceplos, mirip-mirip ama guweh wkwk. Sementara Kitty adalah kucing betina yang punya kepribadian pemalu, sopan, dan sangat santun. Keduanya bisa Bahasa Indonesia. Ceritanya, Meong aku yang ngajarin, sementara Kitty bisa Bahasa Indonesia karena diajarin Meong.
![]() |
| Keluarga Meong. Jujur, kakak kangen banget sama kaliannn. :((((( |
Nahloh, liar banget kan ide guweh wkwkwkwk. Tapi, surprisingly ide absurd guweh yang satu ini disambut baek sama temen-temen pembaca. Jadi, di titik ini aku ga tau yang gila itu aku atau klean WKWKWKWK.
CANDA YAGESYA, ntar klean ga mau baca blog ini lagi. Kalo klean ga mau baca blog ini lagi… yaudah sih. NGGA NGGA, CANDA LAGI WKWKWKWKKW jangan yagesyaaaa pliiiiisssssssssss~ #merajukmanjah #huek.
Satu lagi segmen yang secara pribadi aku bangga’in adalah #AskNetijen. Di segmen ini, aku ngebahas banyak hal yang sangat bisa buat dijadiin bahan baku tumbuk diskusi di kolom komentar. Apapun itu, mulai dari laptop gaming vs. notebook, kesehatan vs. ekonomi, dan lain-lain. Di segmen ini pula, aku berhasil ngumpulin manusia-manusia dengan berbagai macam cara berpikir buat diadu WKWK. Kayaknya asik ya kalau segmen ini dihidupin lagi :D. Aku ngerasa di segmen ini, diskusi kerasa hidup aja.
Segmen lain juga bermunculan, mulai dari segmen-segmen cerita pendek, #MikeKurangSehat yang ngebahas banyak tutorial-tutorial nirwaras (buset bahasa apaan “nirwaras” itu wkwk), dan segmen-segmen lawas lain yang kemungkinan ga aku lanjutin lagi.
Di masa-masa awal blog ini, Dije kecil juga sempet bikin aplikasi Android khusus buat blog ini. Jadi, bayangin aja segila dan se-absurd apa otak Dije kecil saat itu :v.
![]() |
| Riil ges, no fek fek :v. |
*Ga usah dicari aplikasinya, ga bakal nemu. Guweh sendiri aja yang ngebikin lupa naruh file .apk-nya di mana aokwokwokowkw.
Domain pertama berhasil disewa dengan duit sendiri! :D
Sejak awal blog ini tayang di internet, sebenernya Dije kecil udah membayangkan blognya kalau punya domainnya sendiri. Kek, keren banget gitu kelihatannya. Mulailah dia cari-cari ingfo yang berkeliaran di internet, dan ternyata domain itu ga gratis alias bayar dan harus sewa per tahun. Alhasil niat buat daftarin domain mandiri blog ini pun harus ditunda, karena aku sendiri ga mau minta uang ke orang tua.
Sampe akhirnya di tahun 2021 awal, aku keterima kerja, dan aku punya tabungan sendiri. Mulailah aku nekat daftarin domain sendiri untuk blog ini, yaitu michaeldavidblog.com. Waktu berhasil connect-in domainnya ke blog ini, buset, this is the best feeling I’ve ever had :v. Karena akhirnya aku bisa ngewujudin mimpi bocah SD yang dulu cuman bisa ngeliatin domain blogger laen sambil ngiler (:v). Rasanya kek melayang ke langit ke-9.
Astajim, lebay banget. WKWK.
Seiring berjalannya waktu dan berubahnya kebutuhan karena aku juga bikin website buat portofolio desainku, aku pindahin blog ini ke bawah domain michaeldije.com.
Pernah burnout dan memilih untuk istirahat.
Di masa-masa awal blog ini, aku pernah men-challenge diriku sendiri buat publish seenggaknya satu artikel setiap minggunya. Buat temen-temen yang baru kenal aku dan blog ini, blog ini pernah punya jadwal update di setiap hari Sabtu jam 7 malam. Semuanya berjalan lancar, bahkan aku berani bilang aku cukup konsisten saat itu. Selama beberapa tahun, aku bisa menepati janjiku sendiri untuk nulis seminggu sekali dengan presentase meleset dari jadwal yang sangat minim. Tapi lama kelamaan, aku bener-bener ngerasa burnout dan kehilangan ide buat nulis. Meskipun nulis ini hobiku, kalau hobi ketemu sama deadline, percayalah, hobimu tidak akan terasa lagi seperti hobi, dan aku udah membuktikannya.
Di bulan Agustus 2021, aku memutuskan untuk “istirahat sejenak” (yang turns out ga jadi “sejenak” :v). Aku hiatus selama 2 setengah tahun. Padahal aku baru aja nyewa’in blog ini nama domain baru. Tapi, dari istirahatku yang tidak sejenak itu (:v), entah kenapa berhasil nge-summon passion yang sempet dimiliki Dije kecil saat itu. Terbukti sekarang ini—ya meskipun harus aku akui kalau memang belum serutin nulis kayak dulu—but, hey, I’m still here! Bahkan aku ngerasa aku bisa cerita dan nulis lebih luwes dan lebih los di satu postingan setelah aku ngelewatin masa hiatus itu.
Gimana untuk masa kini dan… masa depan?
Kenyataan yang terjadi di dunia ini adalah, setiap orang berubah, dan itu adalah sesuatu yang ga bisa dihindari. That’s how this universe works. Semua orang akan berubah menyesuaikan dengan usia, lingkungan di sekitarnya, apa yang ia konsumsi di sekelilingnya. Ga terkecuali aku, dan aku menyadari kalau diriku juga berubah. Aku bukan lagi Dije kecil. Tapi, ada beberapa sisi dari Dije kecil yang masih ada dan tinggal di diriku. Keras kepalanya masih ada, ingin tahunya masih ada, pingin nyoba dan membuktikan banyak hal-nya juga masih ada. Dan… seneng nulisnya juga masih ada :D. Aku sebagai penulis di blog ini ga menjanjikan kalau blog ini akan sama terus dari masa ke masa, karena aku sendiri yang menulis di blog ini pun ngalamin perubahan. Caraku menilai sebuah peristiwa, caraku bercerita, caraku memahami sebuah fenomena udah jauh banget dari cara berpikir Dije kecil.
Blog ini ibarat seorang anak yang udah umur 12 tahun dan bentar lagi masuk SMP. Udah bukan anak kecil lagi. Bentar lagi dia juga puber. Bakal banyak perubahan yang terjadi. Cara berpikir, sifat, tingkah laku, dan lain sebagainya, bakal berubah. Tapi tetep, seperti yang aku tulis di paragraf sebelum ini, beberapa sifat-sifat bawaan dari lahir akan tetep ada dan ga bakal berubah—begitu juga blog ini. Tulisan-tulisan baru akan teruuuussss dan akan teruuuusssss ada dan di-publish, ga peduli berapapun yang baca. Mungkin akan ada beberapa segmen baru sesuai dengan beberapa hal yang aku sukai dan geluti saat ini, dan mungkin aku juga akan ngehadirin segmen baru lagi yang konsepnya sama kayak Meong & Kitty, tapi kayaknya kali ini kudu bener-bener matengin konsepnya dulu, ga asal punya ide terus langsung eksekusi. Biar tiap apa yang aku tulis di sini, makin hari makin baek, makin seru, makin bikin klean betah di sini :). Kan kalau klean betah di sini, om kan juga seneng :))).
Oke, silahkan muntah lagi :v.
Here’s to many-many-many more years to come!
Jujur aja, aku ga tau blog ini bakal ada sampe berapa lama lagi, tapi aku sih berharapnya blog ini masih ada untuk bertahun-tahun-tahun lagi. Aku cuma ngebayangin diriku di masa tua lagi ngetik sesuatu pake kacamata baca buat ngisi blog ini. Kek, dream come true banget :’). Mimpiku ga aneh-aneh kok buat blog ini. Aku ga punya harapan blog ini bakal nyentuh jutaan pageview. Karena… ya aku bikin blog ini pure karena aku suka nulis, aku suka cerita, aku suka ngomel, aku suka ngedumel. Dan… kebetulan aja di perjalanan ini, aku nemu’in banyak temen kayak klean-klean yang bener-bener jadi semangat tambahan buat aku terus nulis.
Di postingan ini, aku juga mau say thank you ke Dije kecil. Kalo dipikir-pikir, kalo bocah SD itu ga nekat bikin blog di tahun 2014 dan nulis artikel macem tugas esai SD pelajaran Bahasa Indonesia, artikel ini ngga akan pernah ada. Jadi, aku berterima kasih buat kenekatannya neken tombol “publish” saat itu :D.
![]() |
| Lihat, betapa bangganya bocil ganggu satu ini jadi blogger :v. |
Dua belas tahun yang menyenangkan!
Meskipun aku udah menghindari kalimat ini sejak awal, tapi kayaknya emang ga ada kalimat lain yang bisa mewakili perasaanku sekarang, yaitu… edan, ga nyangka bisa nulis di blog ini sampe 12 tahun lamanya! Sangat bersyukur pula ditemukan dengan klean—temen-temen pembaca dan blogger lama yang udah nemenin aku dari jaman masih mencari jati diri (:v) sampe mencari jodoh (EH wkwkwkwk) dan juga pada temen-temen yang baru aja tersesat dan akhirnya malah nyaman di blog ini :v. Aku bener-bener bersyukur buat klean! Kayaknya, 75% lebih motivasi aku tetep nulis sampe sekarang ya karena ada klean.
AWWWWW CO CWIIITTTTTTTTT~~~
Buset guweh napa sih hari ini aowkowkokw.
What a journey! Ga sabar buat ngelihat apa yang masa depan simpen buat blog ini. Semoga aku masih bisa nulis terus di sini untuk bertahun-tahun lagi, ya! Love yaaalllll!!! *peluk kenceng dari kota yang punya matahari 3 biji, Surabaya :v*









2 Komentar
wih selamat,
BalasHapuslama juga ngeblognya mas
btw saya sekarang agak galau karena sekarang orang - orang lebih seneng ngeliat video dibandingkan dengan baca tulisan di blog
12 tahun bukan waktu yang sebentar tapi bisa bertahan selama itu termasuk pencapaian bagus apalagi blog sekarang kurang diminati dibandingkan toktok.
BalasHapus*Dengan ngasih komentar, artinya kamu setuju sama peraturan (TOS) blog ini loh ya :D.